Berdasarkan hasil tracer study, sebanyak 52% lulusan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) telah bekerja, baik secara full-time maupun part-time. Ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh lulusan mampu terserap di dunia kerja. Sementara itu, 8% lulusan masih dalam kondisi belum memungkinkan untuk bekerja, dan 10% masih aktif mencari pekerjaan. Di sisi lain, hanya 8% lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, dan terdapat 22% lulusan yang belum terdata secara objektif, menandakan perlunya pengelolaan data alumni yang lebih sistematis.
Perolehan Pekerjaan Sebelum dan Setelah Lulus, Hanya 36%
mahasiswa MPI yang berhasil memperoleh pekerjaan kurang dari 6 bulan sebelum
lulus, sedangkan sisanya, yaitu 64%, mendapatkan pekerjaan setelah kelulusan.
Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar lulusan membutuhkan waktu lebih
lama untuk masuk ke dunia kerja, menjadi tantangan bagi program studi untuk
meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa sejak masa studi.
Lama Memperoleh Pekerjaan, Sebanyak 64% lulusan
menghadapi kesulitan memperoleh pekerjaan dalam waktu cepat setelah lulus. Data
ini menunjukkan pentingnya pengembangan keterampilan praktis dan jejaring kerja
selama masa studi untuk mempercepat proses mendapatkan pekerjaan. Besaran
Penghasilan Hanya 4% lulusan MPI yang memiliki penghasilan di atas standar Upah
Minimum Kabupaten (UMK) Karawang, dan 40% lainnya memperoleh penghasilan yang
layak. Namun, sebagian besar, yaitu 56% lulusan, masih mendapatkan penghasilan
di bawah standar kesejahteraan. Kondisi ini menjadi motivasi bagi program studi
untuk mendorong peningkatan kompetensi agar lulusan lebih kompetitif di pasar
kerja.
Tracer study menunjukkan bahwa lulusan MPI membutuhkan
penguatan pada pengembangan diri, etika, kerja sama tim, dan pemanfaatan
teknologi informasi (TIK). Kompetensi ini juga menjadi aspek penting yang
diperlukan di dunia kerja. Oleh karena itu, program studi perlu memastikan
bahwa mahasiswa menguasai keterampilan ini sejak awal perkuliahan. Metode
Pembelajaran Berdasarkan penelusuran, metode pembelajaran di program studi MPI
perlu diarahkan pada realisasi kegiatan kerja lapangan, praktikum, dan
partisipasi proyek riset. Langkah ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa
agar lebih siap menghadapi dunia kerja dan mampu bersaing di tingkat global.
Cara Mencari Kerja Lulusan MPI menggunakan berbagai
cara dalam mencari pekerjaan. Cara yang paling banyak dilakukan adalah melalui informasi
internet, diikuti oleh relasi (dosen, teman, orang tua, dan kenalan), serta bursa
kerja. Data ini menunjukkan bahwa jejaring dan informasi digital menjadi faktor
penting dalam mendapatkan pekerjaan. Sebagian lulusan terpaksa memilih
pekerjaan yang tidak sesuai dengan bidang pendidikan mereka, yang sering kali
disebabkan oleh keterbatasan peluang kerja dan kebutuhan ekonomi. Situasi ini
mendorong program studi untuk membuka lebih banyak akses karier yang relevan
dengan bidang keilmuan MPI.